Nama Samaran Gula yang terdapat dalam Jajanan Anak

Ibu dan Ayah, pernahkah saat belanja di supermarket kita merasa sudah aman karena melihat tulisan “Tanpa Gula Tambahan” atau “Rendah Gula” di bagian depan kemasan jajanan si Kecil?

Niat kita tentu baik: ingin melindungi anak dari bahaya gula berlebih seperti gigi berlubang, obesitas, hingga risiko diabetes dini. Tapi tunggu dulu, ternyata industri makanan punya banyak cara untuk “bersembunyi”.

Saat Ibu membalik kemasan dan membaca komposisi (ingredients), kata “Gula” mungkin tidak tertulis di sana. Namun, coba perhatikan nama-nama asing seperti:

  1. Maltodekstrin
  2. Sirup Jagung Tinggi Fruktosa (HFCS)
  3. Dekstrosa, Fruktosa, atau Sukrosa (semua bahan berakhiran -osa)
  4. Konsentrat Sari Buah atau Malt Extract

⚠️ Faktanya: Semua nama keren tersebut adalah gula dalam wujud lain! Ketika masuk ke dalam tubuh anak, cara kerjanya persis sama: menaikkan kadar gula darah dengan cepat, membuat anak ketagihan rasa manis (sugar craving), dan jika berlebihan, akan menumpuk menjadi lemak tubuh.

Momen Kecil di Kasir yang Mengubah Kesehatan Anak Bayangkan saat si Kecil menunjuk sebuah biskuit atau minuman kemasan warna-warni. Sebelum langsung memasukkannya ke keranjang belanja, luangkan waktu 5 detik saja untuk membalik kemasannya. Membaca label komposisi bukanlah hal yang rumit atau menyita waktu. Anggap saja ini seperti “detektif kesehatan” demi masa depan anak:
  1. CekUrutan Bahan: Bahan yang ditulis paling awal adalah bahan dengan jumlah terbanyak. Jika Maltodekstrin atau Sirup Jagung ada di urutan 3 besar, artinya produk tersebut didominasi oleh gula!
  2. Cek Informasi Nilai Gizi: Perhatikan berapa gram total gula per sajian.
Dengan membiasakan diri membaca label kemasan, Ibu tidak lagi bisa dielabui oleh kemasan yang lucu atau klaim iklan yang manis. Ibu memegang kendali penuh atas apa yang masuk ke dalam tubuh si Kecil. Yuk, mulai hari ini, balik kemasannya dan baca komposisinya sebelum membeli! Langkah kecil Ibu hari ini adalah perlindungan besar untuk kesehatan anak di masa depan.
  • 1. Akhiran “-osa” (Sakarida):
    • Glukosa
    • Fruktosa
    • Sukarosa
    • Laktosa
    • Maltosa
    • Dekstrosa
    2. Sirup (Syrups):
    • Sirup Jagung (Corn Syrup)
    • Sirup Jagung Tinggi Fruktosa (High-Fructose Corn Syrup/HFCS)
    • Sirup Malt (Malt Syrup)
    • Sirup M maple (Maple Syrup)
    • Sirup Agave (Agave Syrup/Nectar)
    • Sirup Glukosa
    3. Gula “Alami” atau “Tradisional”:
    • Gula Aren / Gula Merah
    • Gula Kelapa (Coconut Sugar)
    • Madu (Honey)
    • Gula Tebu (Cane Sugar)
    • Sari Tebu (Cane Juice)
    • Molase (Molasses)
  • 4. Ekstrak dan Konsentrat:
    • Ekstrak Malt (Malt Extract)
    • Konsentrat Sari Buah (Fruit Juice Concentrate)
    • Dekstrin
    • Maltodekstrin